|
.gif)
Welcome to our web site!
Please feel free to look around and thank you for visiting our page. Any comment would be appreciated.
News
KEJUARAAN NASIONAL KARATE INKADO TAHUN 2008
KAWASAN OLAHRAGA SUNDIANG, MAKASSAR, 21 – 23 MARET 2008
Untuk mendapatkan atlit berprestasi, selain proses latihan yang harus
dijalankan dengan baik dibarengi juga dengan menciptakan kompetisi-kompetisi agar proses latihan yang diterapkan dapat teruji
melalui kompetisi baik ditingkat ranting, cabang, korda, maupun kejuaraan nasional (Kejurnas).
Kejurnas Karate Indonesia Karate-Do (INKADO) yang akan berlansung
di kawasan olahraga Sundiang, Makassar 21 – 23 Maret 2008, merupakan program kerja Induk Inkado dalam rangka pembinaan
menuju peningkatan prestasi atlit karate yang pada tahap berikutnya untuk mengikuti agenda kejuaraan yang dilaksanakan oleh
FORKI, baik ditingkat Pengurus Provinsi maupun ditingkat nasional.
Pengurus Induk INKADO, menunjuk Kordinator Daerah (Korda) INKADO
Sulawesi Selatan, sebagai Panitia Pelaksana Kejurnas Karate INKADO 2008. Penangung
Jawab: Ketua Umum Korda INKADO Sulawesi Selatan H. A. Muallim. Ketua Panitia Pelaksana: H. Saggaf Saleh, dan Sekretaris Andi
Tenrileleang.
Sekrtariat Korda INKADO SulSel: Jl. Bottolempangan No.57 Makassar
Telp. 0411-321511, Fax. 0411-445445, Alamat Sekretariat Panitia Pelaksana Kejurnas Karate INKADO 2008. Aula Kawasan Plahraga
Sudiang Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Kejurnas Karate INKADO 2008, terdiri atas lima kategori, yaitu: Pra
Pemula, Pemula, Kadet, Yunior, dan Senior. Pendaftaran peserta penataran wasit/juri batas waktu sampai tanggal 17 Maret 2008.
Sedangkan pendaftaran atlet batas waktu sampai 20 Maret 2008 di Sekretariat panitia pelaksana Kejurnas Karate INKADO 2008.
Pelaksanaan Kejurnas Karate INKADO 2008, akan didahului dengan penataran
wasit/juri tanggal 18 -19 Maret 2008. Gashuku dan Ujian DAN 19 – 20 Maret
2008, dan Technikal Meeting 20 Maret 2008, keseluruhan acara di pusatkan di Aula Pusat Kegiatan Pemuda Sudiang Jl. Perintis
Kemerdekaan Makassar. (Fsaidi)
[NAKHON RATCHASIMA] Tim karate Indonesia tampaknya berat untuk mengulang sukses yakni menjadi juara umum
seperti pada SEA Games XXIV. Jika di SEA Games Filipina (2005), karate mampu mengumpulkan lima medali emas, target empat
emas di SEA Games XXIV yang kini dibidik bakal lebih berat.
Pasalnya, nomor-nomor yang diincar untuk perolehan emas, baik di kumite (tanding) maupun kata (jurus) banyak
yang tak tercapai, seperti pada pertandingan Rabu (12/12), setidaknya ada empat target emas yang dibidik gagal diraih, masing-masing
dari kata perorangan putra, kata beregu putri, kumite putra -60 kg, dan putri -53 kg. Hanya satu target emas yang berhasil
dicapai, yakni kata beregu putra oleh trio Azwar, Fidelis dan Faizal.
"Seharusnya di nomor kata perorangan putra, kita bisa meraih emas. Penampilan atlet kita, Denies Sani Ibrahim
lebih baik daripada karateka Malaysia, Ku Jin Keat. Namun wasit sama sekali tak memberi angka buat Denis. Rupa-rupanya predikat
runner-up Asia yang disandang Jin Keat berpengaruh pada penilaian," keluh ketua bidang pembinaan dan prestasi Karate-do
Indonesia (Forki), Madju Daryanto.
Ismail Aswar Rebut Emas
Nakhon Ratchasima, Kompas - Kontingen Indonesia hanya menambah satu perbendaharaan emas pada laga hari kedua
cabang karate di pentas SEA Games XXIV/2007 di Aula Kebkanjana, Institut Teknologi Chanapolkhan, Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis (13/12).
Emas yang direbut oleh Ismail
Aswar di kelas -70 kilogram dengan skor telak 2-0 setelah mengandaskan Viet Bang Bui dari Vietnam itu pun tidak disangka datangnya.
"Karena yang kita proyeksikan
untuk mendapat emas itu Donny Darmawan dan Christo Mondolu," kata Manajer tim karate Indonesia Djafar Effendy Djantang.
Selain Ismail yang berhasil
menembus final dan jadi juara, Yulisar Usia Motuty yang berlaga di kelas terbuka sebetulnya juga menembus final. Sayangnya
saat berlaga, karateka asal Fakfak, Papua, itu harus tersingkir dari petarung dari Malaysia, Lim Yoke Wai, karena kalah 3-6.
Harapan Emas pada Beregu Putra Setelah merebut dua emas dari cabang karate, kontingen
Indonesia
masih punya harapan pada kelas kumite—pertarungan bebas—beregu putra dan putri yang akan berlaga pada Jumat (14/12)
ini di Aula Kampus Institut Teknologi Chanapolkhan, Nakhon Ratchasima,
Thailand
Kata Putra Persembahkan Emas
Nakhon Ratchasima, Kompas —
Karateka Fidelys Lolobua langsung berlari melompati papan sponsor di tepi lapangan dan meloncat ke tribune penonton VIP di
Aula Kampus Institut Teknologi Chanapolkhan, Nakhon Ratchasima, Thailand.
Dia berlari ke arah Ketua Umum PB Forki Luhut B Pandjaitan yang menyaksikan langsung perjuangan tim karate Indonesia di SEA Games XXIV.
Sementara
itu, dua rekannya, Aswar dan Faisal Zainuddin, bersujud di tepi lapangan. Ketiganya gembira karena di final mengalahkan tim
kuat Vietnam dengan selisih skor tipis
3-2. Emas pertama cabang karate dari empat emas yang ditargetkan buat kontingen Indonesia,
Rabu (12/12).
|